News

Ikan Kerapu Merah : Ikan Cantik Primadona Ekspor

#arunafish

IKAN KERAPU MERAH

Yuk kita ulik-ulik, apa aja sih fakta-fakta tentang ikan primadona satu ini.

Kali ini kita akan mengenalkan ikan kerapu merah atau sering disebut kerapu sunu. Kerapu merah ini merupakan komoditi incaran para eksportir loh. Bahkan bisa dibandrol dengan harga yang sangat tinggi dipasaran. Penasaran dong bagaimana bentuk, jenis, dan fakta-fakta lainnya tentang ikan primadona ini.

Seperti namanya, Ikan kerapu merah ini didominasi warna merah yang cantik dengan bintik-bintik kecil di seluruh tubuhnya. Ikan kerapu merah  ada berbagai jenis. Di Indonesia, ada beberapa jenis ikan kerapu sunu yang memiliki nilai ekonomis tinggi, diantaranya yaitu ikan kerapu sunu tungsing/lodi, ikan kerapu sunu saising, ikan kerapu sunu macan, dan ikan kerapu sunu gunting. Harga ikan kerapu merah mahal dikarenakan ikan kerapu merah sangat sulit ditemukan dan susah untuk membudidayakannya. Ikan ini biasa didapatkan oleh nelayan dengan menggunakan alat tangkap pancing handline/ulur, bubu dan rawai dasar. Alasan alat tangkap tersebut banyak digunakan untuk menangkap ikan kerapu merah adalah untuk menjaga agar kerapu masih tetap hidup ketika didapatkan, dan untuk menjaga kualitas ikan agar nilai jualnya lebih tinggi ketika dijual.

Ikan kerapu merah adalah jenis ikan karang yang biasa hidup pada kedalaman 3 sampai 300 m dibawah permukaan air laut. Ikan ini hidup di kedalaman laut yang banyak terdapat terumbu karang sebagai tempatnya mencari makan dan berlindung dari predator  Ikan ini bisa mencapai panjang 50 cm setelah berumur 5 tahun dan merupakan jenis hermaphrodite protogini. Kerapu Sunu betina akan mulai matang telur setelah panjang standarnya mencapai 21 cm dengan umur 2 tahun, dan ukuran terbesar betina masak telur adalah 47 cm dengan umur 4 tahun. Kerapu Sunu akan berubah kelamin menjadi jantan, dan umur termuda jantan dengan matang telur adalah saat panjang tubuhnya mencapai 30 cm, dan ukuran terbesar jantan adalah 54 cm.

Sebagai negara maritim sudah seharusnya kita lebih mengenal, menjaga dan memafaatkan potensi laut kita dengan lebih baik lagi.

JALESVEVA JAYAMAHE

DILAUT KITA JAYA!