Aruna Fasilitasi Dialog antara Wamen ATR/BPN dengan Nelayan Wakatobi

Nakama Aruna

June 15, 2022

Aruna Fasilitasi Dialog antara Wamen ATRBPN dengan Nelayan Wakatobi

Wakatobi, Indonesia – Pasca GTRA Summit 2022, tepatnya pada Jumat, 10 Juni 2022, supply chain aggregator perikanan asal Indonesia, Aruna, melaksanakan seremoni penandatanganan MOU (Memorandum of Understanding) dan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia (ATR/BPN RI) pasca GTRA Summit 2022 #1 di Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Penandatanganan MOU dan PKS ini dilanjutkan dengan agenda dialog dengan nelayan serta kunjungan ke Aruna Hub Wakatobi. Aruna Hub merupakan tempat di mana Aruna melakukan beberapa kegiatan, seperti transaksi hasil laut, pergudangan, dan kumpul komunitas. 

Penandatanganan MOU dan PKS yang Aruna selenggarakan ini merupakan tindak lanjut pasca penyerahan sertifikat pemberdayaan tanah masyarakat oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo di hari sebelumnya, Kamis, 9 Juni 2022. Di mana, ada Nelayan Aruna yang tinggal di Kampung Mola, Wakatobi-Sulawesi Tenggara menerima sertifikat pemberdayaan tanah oleh Presiden RI.

Bupati Kabupaten Wakatobi-H. Haliana menyebutkan, “saya ucapkan selamat bagi nelayan yang telah mendapatkan sertifikat. Saya tekankan, agar sertifikat itu digunakan secara benar untuk jangka panjang, untuk anak cucu kalian kedepannya. Untuk kesejahteraan nelayan ke depannya, saya percaya negara akan membantu memfasilitasi kampung nelayan ini agar dapat produktif. Dan melalui Aruna, saya harap juga dapat membantu proses pemasaran hasil ikan tangkap nelayan kami ini.”

Co-Founder dan Chief Sustainability Officer Aruna, mengatakan, “Kerja sama MOU dan PKS antara Aruna dan ATR/BPN, menjadi permulaan bagi kami untuk membantu dan menjawab kegelisahan nelayan selama ini akan tempat tinggal mereka, karena berkaitan dengan izin usaha. Di sinilah kami hadir membantu mereka agar secara tidak langsung berdampak pada peningkatan pendapatan mereka.”

Hal serupa ditekankan kembali oleh Wakil Menteri ATR/BPN, Bapak Dr. Surya Tjandra agar sertifikat tanah tersebut dapat dipergunakan secara benar untuk produktivitas nelayan pesisir Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Serta kolaborasi dengan Aruna dapat semakin meningkatkan taraf hidup nelayan.

Leave a reply

No comments found.