Nelayan Binuangeun Siap Mengglobal

Nakama Aruna

December 17, 2021

nelayan binuangen siap mengglobal

Lebak, Banten – Bank Indonesia provinsi Banten menyalurkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) untuk klaster perikanan di Binuangeun. Peresmian program ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2021 di balai desa Binuangeun. Acara ini juga dihadiri oleh startup perikanan Aruna yang akan menyalurkan hasil tangkapan nelayan daerah Binuangeun ke pasar internasional.

PSBI merupakan program dari Bank Indonesia yang mendorong pemberdayaan masyarakat dan kepedulian sosial demi terwujudnya pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Lokasi yang dipilih untuk klaster Banten adalah Desa Muara Binuangeun, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Binuangeun dikenal akan potensi perikanannya, bahkan disebut dengan surga para pemancing karena keanekaragaman hayatinya.

Bantuan sosial dari program ini diperuntukan untuk pemberdayaan nelayan kecil dari wilayah Desa Muara Binuangeun, yang kesehariannya menangkap hasil tangkapan lobster, ikan pelagis dan hasil laut lainnya. Para nelayan mendapatkan alat tangkap yang meliputi perangkat alat selam, jaring dan GPS. 

Dalam proses penyaluran PSBI ini, Bank Indonesia berkolaborasi dengan Koperasi Jasa Maritim Maju Lestari untuk memastikan bahwa penerima program ini tepat sasaran ke para nelayan binaan Aruna Indonesia. Saat ini, Koperasi Jasa Maritim Maju bekerjasama dengan Aruna Indonesia dalam menyalurkan hasil tangkapan para nelayan anggota ke pasar internasional.

Harry B Irawan, Kasubdit Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, menyampaikan bahwa “Potensi yang bisa diekpor di daerah Lebak khususnya Pantai Selatan itu luas sekali, dari mulai udang Vanamei, Lobster, Rajungan. Ada juga potensi menjadi Kampung Budidaya di Lebak, karena rumput lautnya oke. Program sejenis bisa dilakukan di daerah lain yang ada nelayannya. Harapannya program bantuan dimanfaatkan secara optimal dan baik yang dimana bisa membantu meningkatkan hasil tangkapan dan membantu meningkatkan pendapatan Nelayan. Bantuan dari manapun selain BI Banten bisa dimanfaatkan secara optimal.”

“Program Sosial Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas harga & jaga stabilitas moneter (mendorong pertumbuhan ekonomi) dan pengembangan UMKM, sekaligus meningkatkan produktivitas penangkapan Nelayan. Kami berterimakasih kepada Aruna karena mau melaksanakan pelatihan untuk Nelayan terkait GPS dan agar Nelayan paham digital, harapannya bisa melakukan pengembangan program sosial ini di tempat lain khusus untuk Nelayan. Kolaborasi sinergi bisa berjalan dengan baik, baik di pemerintah setempat maupun Aruna Indonesia.“ ungkap Erwin Soeriadimadja, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten

Nelayan juga diperkenalkan dengan teknologi terkini, dari mulai workshop penggunaan GPS sekaligus pengenalan Aruna. Aruna adalah startup perikanan yang menghubungkan nelayan kecil ke pasar global dengan membangun rantai pasok yang lebih efektif dan efisien. Nantinya nelayan binaan program sosial ini dapat terhubung ke pasar internasional melalui Aruna Site yang berada di Binuangeun.

“Binuangeun merupakan daerah yang sudah lama terkenal dengan potensi maritimnya. Dengan sinergi antara Bank Indonesia dan Koperasi Maritim Maju Lestari, kami yakin nelayan di Binuangeun bisa menghasilkan tangkapan-tangkapan terbaik” ujar Utari Octavianty, Chief Sustainability Officer pada kesempatan terpisah.

Kepala Camat Wanasalam menyampaikan bahwa “Kami berterima kasih kepada Bank Indonesia dalam rangka membantu kesejahteraan Nelayan Binuangeun, Mohon dibantu mengurus perizinan untuk penggunaan alat tangkapnya serta GPS nya”

Aruna adalah startup perikanan asal Indonesia yang baru saja membukukan pendanaan seri A terbesar untuk sektor perikanan dan maritim tahun 2021 ini. Startup ini menghubungkan nelayan skala kecil dengan pasar global dengan teknologi yang mempersingkat rantai pasok perikanan dengan teknologi.

Leave a reply

No comments found.